Walisongo

Sobat, pasti ada di antara kalian yang pernah melakukan ziarah walisongo. Bahkan mungkin beberapa dari kita menghafal siapa saja mereka. Namun, tahukah kita bagaimana kisah walisongo dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia? Selama ini kita dikenalkan bahwa walisongo hanyalah berjumlah 9 orang yaitu Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Drajad, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, Sunan Muria, serta Sunan Gunung Jati. Namun, benarkah walisongo hanya sembilan orang itu saja?

Supaya tidak salah paham, ada baiknya kita tau apa makna kata walisongo itu sendiri. Adabeberapa pendapat mengenai arti Walisongo. Pertama adalah wali yang sembilan, yang menandakan jumlah wali yang ada sembilan, atau sanga dalam bahasa Jawa. Pendapat lain menyebutkan bahwa kata songo/sanga berasal dari kata tsana yang dalam bahasa Arab berarti mulia. Pendapat lain yang mengatakan bahwa Walisongo adalah sebuah majelis dakwah yang pertama kali didirikan oleh Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim) pada tahun 1404 Masehi (808 Hijriah).

Memang banyak sekali versi yang beredar terkait sejarah walisongo. Namun sobat, keberadaan mereka untuk melakukan syiar Islam di Indonesia bukan sekedar dongeng atau mitos aja, tetapi nyata. Parawali itu memang utusan Khalifah sultan Muhammad I dari Turki sejak tahun 1404 M ke pulau Jawa. Setiap periode ada utusan yang tetap, tetapi ada juga yang diganti. Pengiriman ini dilakukan kholifah selama 5 periode. Dalam buku Kisah Walisongo; Para Penyebar Agama Islam di Tanah Jawa karya Asnan Wahyudi dan Abu Khalid yang merujuk pada kitab Khanz Al ‘Ulum karya Ibnu Bathutah dijelaskan,lima periode itu adalah:

  1. Maulana Malik Ibrahim, Maulana Ishaq (Sunan Wali Lanang), Maulana Ahmad Jumadil Kubro (Sunan Kubrawi); Maulana Muhammad Al-Maghribi (Sunan Maghribi); Maulana Malik Isra’il (dari Champa), Maulana Muhammad Ali Akbar, Maulana Hasanuddin, Maulana ‘Aliyuddin, dan Syekh Subakir.
  2. Raden Rahmat (Sunan Ampel), Sunan Kudus, Syarif Hidayatullah, dan Sunan Bonang masuk  menggantikan Maulana Malik Ibrahim, Maulana Malik Isra’il, Maulana Muhammad Ali Akbar, dan Maulana Hasanuddin yang wafat.
  3. Sunan Giri menggantikan Maulana Ishaq yang pindah ke Aceh dan sunan kalijaga masuk menggantikan Syekh Subakir yang pindah kePersia.
  4. Raden Patah dan Fatullah Khan masuk menggantikan Maulana Ahmad Jumadil Kubro dan Maulana Muhammad Al-Maghrabi yang wafat.
  5. Sunan Muria masuk menggantikan Raden Patah yang diangkat menjadi raja Demak Bintoro.

Sobat, para walisongo ini tinggal di pantai utara Jawa dari awal abad 15 hingga pertengahan abad 16, di tiga wilayah penting, yakni Surabaya-Gresik-Lamongan di Jawa Timur, Demak-Kudus-Muria di Jawa Tengah, serta Cirebon di Jawa Barat.

Mereka adalah intelektual yang menjadi pembaharu masyarakat pada masanya. Pengaruh mereka terasakan dalam beragam bentuk manifestasi peradaban baru masyarakat Jawa, mulai dari kesehatan, bercocok-tanam, perniagaan, kebudayaan, kesenian, kemasyarakatan, hingga ke pemerintahan.

Jadi keberadaan walisongo ini merupakan semacam duta/utusan dewan eksekutif di tingkat wilayah yang mendapatkan ‘lisensi’ dari khalifah melaui amilnya untuk mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. So, mereka bukan sekedar pedagang yang kemudian mampir keIndonesiatuk menyampaikan Islam, tapi benar-benar diutus sebagai para pembawa agama Islam di nusantara ini.

Perlu diketahui, sobat . Mereka tidak hidup pada saat yang persis bersamaan. Namun satu sama lain mempunyai keterkaitan erat, bila tidak dalam ikatan darah juga dalam hubungan guru-murid. Masa Walisongo adalah masa berakhirnya dominasi Hindu-Budha dalam budaya Nusantara untuk digantikan dengan kebudayaan Islam. [dari berbagai sumber]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s