Kontak Bahasa dan Kedwibahasaan

1.Kontak Bahasa

             Manusia dalam hidup bermasyarakat memerlukan bahasa, karena hampir semua kegiatannya manusia memerlukan bahasa. Jika tidak mempunyai bahasa, manusia akan kehilangan kesanggupannya dalam hidup sebagai makhluk sosial. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya fungsi bahasa dalam kehidupan bermasyarakat. Komunikasi antarpemakai bahasa itulah yang dapat menimbulkan kontak bahasa.

Mackey (dalam Suwito, 1983:39) memberikan pengertian kontak bahasa sebagai pengaruh bahasa yang satu kepada bahasa yang lain, baik langsung maupun tidak langsung, sehingga menimbulkan perubahan bahasa yang dimiliki oleh ekabahasawan. Penutur yang ekabahasawan menjadi dwibahasawan, yaitu orang yang menguasai satu bahsa menjadi lebih dari satu bahasa.

Menurut Suwito (1983:39) pengertian kontak bahasa meliputi segala peristiwa persentuhan antara beberapa bahasa yang berakibat adanya kemungkinan pergantian pemakaian oleh penutur dalam konteks sosialnya. Peristiwa atau gejala semacam itu antara lain nampak dalam ujud kedwibahasaan dan diglosia. Pendapat Suwito ini identik dengan pendapat Kushartanti (2005:58) yang menyatakan bahwa terjadinya kontak bahasa disebabkan adannya kedwibahasaan atau keanekabahasaan.

2.Kedwibahasaan

Bahasa Indonesia pada saat ini dalam taraf pertumbuhan dan perkembangan yang memerlukan perbendaharaan kata, sehingga wajar apabila bahasa Indonesia banyak dipengaruhi oleh unsur-unsur bahasa daerah, karena bahasa Indonesia belum cukup mempunyai konsep dan tanda yang dapat mewakili pengertian yang lengkap. Pengaruh  unsur bahasa Madura tersebut dapat memperkaya kosa kata bahasa Indonesia.

Kedwibahasaan timbul akibat adanya kontak bahasa ini sesuai dengan pendapat Weinreich (dalam Suwito, 1983:39) yang menyatakan bahwa kontak bahasa terjadi apabila dua bahasa atau lebih dipakai secara bergantian, sehingga mengakibatkan terjadinya tranfer yaitu pemindahan atau peminjaman unsur dari bahasa satu ke bahasa lain, sehingga dapat menimbulkan kedwibahasaan. Kedwibahasaan berkaitan dengan kontak bahasa karena kedwibahasaan merupakan pemakaian dua bahasa yang dilakukan oleh penutur secara bergantian dalam melakukan kontak sosial.

Dalam hal kedwibahasaan, dwibahasawan tidak harus menguasai dua bahasa secara aktif, tetapi dapat pula secara pasif. Penggunaan secara aktif dalam arti menggunakan dua bahasa yang sama baiknya, sedangkan secara pasif apabila dia cukup mampu memahami apa yang dituturkan atau ditulis dalam bahasa kedua.

Jenis kedwibahasaan berdasarkan tingkat pendidikannya menurut Samsuri (1994:55) ada dua macam, sebagai berikut.

a)            Kedwibahasaan sejajar, yaitu kedwibahasaan yang dipakai oleh pemakai yang terpelajar dan mempunyai penguasaan yang sama terhadap kedua bahasa. Penutur dapat menggunakan secara bergantian tanpa menimbulkan dislokasi;

b)            Kedwibahasaan bawaan, kedwibahasaan yang dipakai oleh pemakai yang kurang terpelajar. Semakin kurang terpelajarnya semakin besar pengaruh bahasa pertama atau bahasa ibunya.

Orang yang belajar menyatakan diri dalam dua bahasa ialah apabila penguasaan bahasa yang satu tidak bergantung kepada yang lain dan tidak meminta bantuan pada orang lain. Kejadian semacam ini hanya dipakai pada orang-orang yang belajar bahasa dalam situasi yang berlainan, misalnya di rumah dengan orang tua, sedangkan di luar rumah dengan orang teman-temannya. Seberapa jauh penguasaan seseorang atas bahasa kedua bergantung pada sering tidaknya dia menggunakan kedua bahasa itu.

Daftar bacaan:

Kushartanti, dkk. 2005. Pesona Bahasa langkah Awal memahami Linguistik. Jakarta : PT. Sun Printing.

Samsuri. 1994. Analisis Bahasa. Jakarta : Erlangga.

Suwito. 1993. Pengantar Awal Sosiolinguistik, Teori dan Problema. Surakarta: Fakultas Sastra Universitas Sebelas Maret.

One thought on “Kontak Bahasa dan Kedwibahasaan

  1. Tidak semua bahas di dunia menggunakan abjad mengapa seperti demekian ?.. apakah semuanya dipengaruhi oleh budaya negra tersebut ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s