JAWA, SISI LAIN BUMI TEGAL BOTO

Jam di layar Nokia menunjukkan pukul 05.02. Udara cukup dingin karena semalam daerah Tegal Boto rata diguyur hujan. Meski sekarang hari Minggu, dan waktu masih pagi ini, jalan Jawa tidak lagi lengang. Banyak kendaraan bermotor yang dari tadi lalu lalang. Sebuah sepeda berwarna hitam dengan sebuah jaket yang digantung di stirnya terparkir di depan jalan Jawa 16, pemiliknya, seorang tukang sapu, tidak jauh dari situ kelihatan asyik dengan sapu lidinya menyapu daun-daun basah yang gugur dari pepohonan. Beberapa orang yang berpapasan dengan saya menikmati pagi dengan berlari-lari kecil. Inilah suasana jalan Jawa di pagi hari.

Membicarakan jalan Jawa, orang yang mengerti -terutama bagi masyarakat Jember- pasti akan langsung teringat dengan sebuah jalan yang penuh dengan keramaian. Bahkan pernah ada sebutan, jika jalan ini adalah Parisnya Jember. Jalan yang terletak di selatan Universitas Jember ini, memang berbeda dibanding jalan-jalan lain di kitaran kampus.

Jalan yang terdiri dari gang I hingga VIII ini, memiliki deretan pertokoan yang memenuhi aneka kebutuhan warganya. Maklumlah karena di jalan ini terdapat banyak kos-kosan yang mayoritas  menampung mahasiswa Unej, jadi deretan pertokoan yang lebih banyak berada selatan jalan raya pun kebanyakan menyediakan kebutuhan mahasiswa. Seperti warung internet, toko perlengkapan alat tulis dan foto kopi,  toko sepatu, toko pakaian, rumah makan dan sebagainya. Sebelah barat  pertokoan, tepatnya di  Jawa V, terdapat dua fakultas milik Unej. Yaitu Fakultas Ekonomi dan Fakultas Sastra yang masih dinaungi pohon-pohon besar. Di depannya terdapat trotoar yang dijejali PKL yang mayoritas menjual makanan ala lesehan. Di depan pertokoan tadi secara berurutan terdapat SMPN 3 Jember, gedung IKIP PGRI dan SMAN 2 Jember.

Selain besok kegiatan akademik di Universitas Jember suda h mulai aktif, sesuatu yang berbeda di jalan Jawa pagi ini juga terdapat di IKIP Jember, lima orang ibu-ibu mengenakan atasan lengan panjang berwarna putih serta celana hitam dengan wajah berseri duduk-duduk diseberang jalan gedung IKIP Jember. Di depan pintu gerbangnya terpampang baliho berukuran sekitar 2 x 2 m2 untuk menyambut kedatangan Bambang Soedibyo, Menteri Pendidikan Nasional. Rupanya hari ini beliau berencana memberikan penjelasan tentang sosialisasi anggaran pendidikan nasional 20%. Sehingga berdirilah sebuah tenda besar di halaman IKIP Jember dengan kursi-kursi yang ditata rapi menghadap ke panggung.

Sepagi ini, pertokoan di depan SMAN 2 Jember tentu saja masih banyak yang tutup. Karena kegiatan akademik baru dimulai hari Seninnya. Kecuali warung internet yang rata-rata buka 24 jam. (nDien: @semester 3)

One thought on “JAWA, SISI LAIN BUMI TEGAL BOTO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s